Thawaf Umrah: Tata Cara, Niat, Putaran, Doa, Sunnah, dan Larangannya | Zamzam Learning Center
Perjalanan Umrah Anda
Apa Itu Thawaf?
Setelah menyelesaikan persiapan umrah, memasuki ihram, berniat di miqat, serta memperbanyak bacaan talbiyah, jamaah akhirnya tiba di Masjidil Haram untuk memulai thawaf.
Thawaf adalah ibadah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran dengan Ka'bah selalu berada di sebelah kiri. Ibadah ini merupakan salah satu rukun umrah yang harus dilaksanakan oleh setiap jamaah. Thawaf bukan sekadar berjalan mengitari bangunan suci, melainkan simbol bahwa seluruh kehidupan seorang muslim berpusat pada ketaatan kepada Allah SWT.
Hukum Thawaf dalam Ibadah Umrah
Dalam ibadah umrah, thawaf merupakan rukun umrah. Artinya, ibadah umrah tidak sah apabila thawaf tidak dilaksanakan. Setelah jamaah memasuki Masjidil Haram, rangkaian ibadah berikutnya adalah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran sebelum melanjutkan ke sa'i.
Seluruh putaran dilakukan dengan Ka'bah berada di sebelah kiri jamaah. Selama thawaf, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, serta menjaga kekhusyukan. Tidak ada doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran sehingga jamaah dapat berdoa menggunakan bahasa yang dipahami.
Apa Saja Syarat Sah Thawaf?
1. Suci dari Hadas
Mayoritas ulama mensyaratkan jamaah berada dalam keadaan suci dari hadas kecil maupun besar ketika melaksanakan thawaf.
2. Menutup Aurat
Pakaian harus menutup aurat sesuai ketentuan syariat serta tetap menggunakan pakaian ihram bagi laki-laki.
3. Dilakukan di Area Ka'bah
Thawaf dilakukan mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran di area thawaf yang telah ditentukan.
4. Tujuh Putaran
Jumlah putaran thawaf adalah tujuh kali secara sempurna dan berurutan.
💡 Tahukah Anda?
Meskipun thawaf dilakukan bersama jutaan jamaah dari berbagai negara, seluruhnya bergerak berlawanan arah jarum jam mengelilingi Ka'bah. Pemandangan ini menjadi simbol persatuan umat Islam dalam beribadah kepada Allah SWT.
Posisi awal thawaf dimulai dari garis sejajar Hajar Aswad sebelum jamaah mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh putaran.
Bagaimana Memulai Thawaf?
Thawaf dimulai dari garis sejajar Hajar Aswad. Jika memungkinkan, jamaah dapat melakukan istilam (memberi penghormatan kepada Hajar Aswad) tanpa menyakiti atau berdesakan dengan jamaah lain. Bila kondisi sangat padat, cukup mengangkat tangan ke arah Hajar Aswad sambil bertakbir.
Setelah itu, jamaah mulai berjalan mengelilingi Ka'bah dengan posisi Ka'bah selalu berada di sebelah kiri hingga menyelesaikan tujuh putaran secara berurutan.
📚 Pelajari Juga
Urutan Thawaf Tujuh Putaran
Setiap putaran thawaf dimulai dari garis sejajar Hajar Aswad dan berakhir kembali di titik yang sama. Seluruh putaran dilakukan dengan Ka'bah selalu berada di sebelah kiri jamaah.
Putaran 1
Mulailah thawaf dari garis sejajar Hajar Aswad sambil bertakbir. Hadirkan niat untuk beribadah hanya kepada Allah SWT.
Putaran 2–6
Lanjutkan mengelilingi Ka'bah dengan tenang. Perbanyak doa, dzikir, istighfar, dan membaca Al-Qur'an apabila memungkinkan.
Putaran 7
Selesaikan putaran ketujuh di titik awal. Setelah thawaf selesai, jamaah dianjurkan menuju Maqam Ibrahim apabila kondisi memungkinkan.
Doa Apa yang Dibaca Saat Thawaf?
Tidak terdapat doa khusus yang diwajibkan untuk setiap putaran thawaf. Jamaah dapat memperbanyak doa, dzikir, membaca Al-Qur'an, maupun berdoa menggunakan bahasa yang dipahami. Yang paling penting adalah menjaga kekhusyukan dan menghadirkan hati ketika beribadah.
Di antara doa yang dianjurkan ketika berada di antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad adalah:
رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ
Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanah wa fil aakhirati hasanah wa qinaa 'adzaaban naar.
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, serta lindungilah kami dari siksa neraka."
💡 Tahukah Anda?
Banyak buku panduan membagi doa untuk setiap putaran thawaf. Doa-doa tersebut boleh dibaca sebagai kumpulan doa yang baik, tetapi bukan doa yang diwajibkan secara khusus untuk setiap putaran berdasarkan hadis sahih.
Kesalahan yang Sering Dilakukan Jamaah
❌ Berdesakan di Hajar Aswad
Mencium Hajar Aswad adalah sunnah, bukan kewajiban. Jangan sampai menyakiti diri sendiri maupun jamaah lain.
❌ Berhenti di Tengah Arus
Berhenti mendadak untuk mengambil foto dapat mengganggu arus thawaf dan membahayakan jamaah lain.
❌ Sibuk Merekam Video
Gunakan waktu thawaf untuk beribadah. Dokumentasi dapat dilakukan setelah rangkaian ibadah utama selesai.
Tips Pembimbing Zafa Tour
Apabila kondisi Masjidil Haram sangat padat, jangan memaksakan diri berjalan cepat. Ikuti arus jamaah dengan tenang. Thawaf bukan perlombaan kecepatan, tetapi ibadah yang menuntut kesabaran, ketenangan, dan kekhusyukan.
📚 Pelajari Materi Terkait
Air Zamzam Air Penuh Keberkahan dari Tanah Suci
Setelah menyelesaikan thawaf, jamaah akan menuju Sumur Zamzam untuk meminum air yang telah menjadi bagian dari sejarah Islam selama ribuan tahun. Pada materi berikutnya kita akan mempelajari adab, doa, dan keutamaan Air Zamzam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar